Monday, September 22, 2014


PES 2015 Tetapkan Tanggal Rilis Pasti!


Berawal dari meledaknya Winning Eleven 4 di masa lalu, sebagian besar gamer memang punya keterikatan emosional yang cukup kuat dengan brand game sepakbola dari Konami – Winning Eleven / Pro Evolution Soccer. Game yang sempat membuat menjamurnya usaha rental di beberapa kota besar ini tentu saja tumbuh dan berkembang mengikuti industri game yang dinamis. Hadir dengan kualitas visual yang lebih mumpuni, beberapa perubahan mekanik gameplay, dan atmosfer permainan yang diklaim terasa lebih kentara, Konami memang menciptakan gelombang antisipasi yang cukup tinggi untuk sang seri terbaru –PES 2015. Lewat ajang Gamescom 2014, Konami berbagi beberapa detail penting.

Sempat menjadi misteri, PES 2015 akhirnya secara resmi memilih Mario Gotze – bintang sepakbola Bayern Munich sebagai cover utama. Dirilis di Playstation 4 dan Xbox One untuk pertama kalinya, Konami juga sempat menjanjikan adaptasi Fox Engine yang lebih matang untuk seri teranyar ini. Model pemain yang lebih baik dan unik, waktu respon yang lebih cepat dan kontrol bola yang lebih mudah dikuasai menjadi nilai jual utama, bersama dengan peningkatan sisi kosmetik lain – seperti reaksi dan gerak penonton yang kini adaptif terhadap situasi pertandingan. Pertanyaan terbesar  yang meliputi para penggemarnya tentu tinggal satu: kapan? Misteri yang akhirnya terjawab dari rilis pers terbaru Konami di Gamescom 2014. PES 2015 akan merilis sebuah DEMO cuma-cuma pada tanggal 17 September 2014 mendatang, via Playstation Network dan Xbox Live. Belum ada kejelasan apakah demo ini juga tersedia untuk PC atau tidak ?
Sementara, versi final rilisnya akan meluncur pada 13 November 2014 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, Playstation 3, Xbox 360, dan PC. Tertarik?

Tuesday, November 27, 2012

Elang Bondol Falconry

courtesy by youtube.

Wednesday, October 31, 2012

Dua Pebalap Toro Rosso Tunggu Kepastian Masa Depan

Jakarta - Rasa cemas menggelayuti Daniel Ricciardo dan Jean-Eric Vergne. Sebabnya mereka masih belum menerima konfirmasi dari pihak Toro Rosso mengenai masa depan mereka di F1 musim depan.

Awalnya, baik Ricciardo dan Vergne direkrut untuk menggantikan pasangan Jaime Alguersuari dan Sebastien Buemi pada Desember 2011. Akan tetapi, mereka sejauh ini hanya berhasil mengantongi 21 poin, atau 16 poin lebih sedikit dibanding musim lalu.

Hal tersebut mengundang spekulasi bahwa Toro Rosso akan mencari driver lain untuk mengendarai mobil terbaru mereka, STR7, agar meraih hasil lebih positif. Pun demikian, Ricciardo tetap berpikir positif mengenai rumor tersebut.

"Sejujurnya belum ada konfirmasi (dari Toro Rosso), tetapi saya sama sekali tak ragu. Memang tak ada kesepakatan yang ditandatangani di atas kertas, tetapi saya telah terlibat dalam beberapa diskusi untuk mencapai apa yang dicari," ucap Ricciardo di ESPN seperti dilansir Crash.

"Saya pikir tim juga mengerti dengan baik. Terkadang kami ingin bicara 'anda dapat menyalahkan kami jika perlu', tetapi mereka semua telah melihat bahwa mobil (STR7) memang belum menjadi mobil terkuat tahun ini dan mereka melihat, bahwa dengan kemasan yang kuat, kami dapat meraih hasil yang bagus.

"Hal ini sama seperti ketika kami masih di Red Bull, di mana kami dipertahankan dengan kuat oleh Dr Helmut Marko (direktur tim Red Bull), jadi kami menunggu perintahnya. Akan tetapi, jika belum ada kesepakatan di atas kertas, saya tak akan merasa senang," terang pria Australia berusia 23 tahun itu.

sumber detikSport

Saturday, October 27, 2012

Lorenzo Fokus ke Pedrosa, Bukan Stoner

Jelang MotoGP Australia
Lorenzo Fokus ke Pedrosa, Bukan Stoner

Phillip Island - Casey Stoner punya peluang jadi juara MotoGP Australia setelah dia merebut pole position. Jorge Lorenzo tak akan mempedulikan hal tersebut karena fokusnya hanya ke persaingan dengan Dani Pedrosa.

Lorenzo berhasil meraih posisi kedua pada sesi kualifikasi MotoGP Australia, Sabtu (27/10/2012) siang tadi. Dia tertinggal setengah detik lebih dari Casey Stoner yang meraih pole setelah tampil dominan di seluruh sesi latihan bebas.

Dalam pernyataannya pada wartawan, Lorenzo menyebut kalau dirinya tak mau memusingkan soal pebalap tuan rumah asal tim Honda itu. Yang terpenting buatnya adalah memenangi persaingan dengan Pedrosa, pebalap yang masih bisa menjegalnya dari meraih gelar juara dunia.

"Casey tidak terkalahkan di akhir pekan ini, jika tidak ada hal aneh terjadi. Jadi target buat semua pebalap adalah menjaga jarak untuk tetap dekat dengannya, tapi terutama buat saya adalah finis kedua di depan Pedrosa," sahut Lorenzo seperti diberitakan Autosport.

Jika Stoner jadi juara, Lorenzo bisa finis kedua dan Pedrosa di urutan tiga, maka persaingan menjadi juara dunia akan tuntas. Perolehan poin Lorenzo akan berjumlah 350, sementara Pedrosa menjadi 323. Bahkan jika Lorenzo tak tampil di seri pamungkas di Valencia, perolehan poinnya tak mungkin bisa dikejar.

"Sangat penting untuk menjalani start dengan bagus dan menggunakan referensi jalur Casey secepat saya bisa melakukannya. Besok akan menjadi hari yang sangat penting. Kami akan mencoba tetap tenang dan tidak membuat kesalahan," lanjutnya.